Jus Strawberry
Bahan :
5 strawberry, cuci bersih, potong2.
100 cc susu kacang kedelai.
Gula stevia secukupnya.
8 potong es batu
Cara :
Campur seluruh bahan, blender halus, hidangkan dingin.
Catatan :
Gula stevia dapat diganti gula biasa. Jangan terlalu banyak.
Khasiat :
Menyegarkan tubuh
Meningkatkan kreativitas
Mengatasi panas dalam
Memenuhi kebutuhan vit. C
peluruh kencing, dll.
Resep Prof. Hembing
artikel
Mencegah lebih baik daripada mengobati
search
Selasa, 26 April 2011
Senin, 25 April 2011
"Menangani Keunikan Anak"
Menangani Keunikan Anak
Pada edisi sebelumnya dijelaskan bahwa setiap anak adalah unik, serta orang tua perlu bisa berempati untuk mendidik mereka.
Salah satu keunikan yang dimiliki setiap anak misalnya adalah kemampuan indera yang berbeda. Perbedaan ini dilihat dari daya tangkap mereka dalam menggunakan indera mereka. Ada anak yang mempunyai daya tangkap lebih bila menggunakan indera penglihatan, ada yang dengan indera pendengaran, sementara yang lain dengan indera peraba, penciuman, pengecap dan kombinasi masingmasing indera.
Selain itu ada anak yang daya tangkapnya kuat dengan menggunakan indera pada kelenjar pituitary-nya.
Kelenjar pituitary adalah kelenjar di bawah otak yang berfungsi sebagai indera penerima sinyal dan gelombang, kelenjar ini lazimnya disebut sebagai indera keenam.
Perbedaan daya tangkap ini yang menyebabkan perbedaan gaya belajar pada setiap anak. Untuk anak yang bagus pada indera pendengarannya, ia akan lebih suka mendengar dan menyimak serta menyukai suasana tenang saat belajar. Ini adalah cara anak belajar yang disukai guru pada umumnya. Anak tipe inilah yang menjadi standar ciri-ciri pelajar dan murid yang baik.
Anak yang bertipe visual lebih kuat mengingat apa-apa yang dilihatnya daripada yang didengar. Anak seperti ini tidak mudah terpengaruh keributan, dan mudah bosan bila mendengar ceramah.
Yang sering disalahartikan sebagai ‘anak nakal’ adalah anak yang mempunyai tipe belajar kombinasi antara indera visual dan peraba yang termasuk juga kemampuan bergerak. Biasanya anak tipe ini cerewet jika bercerita. Anak-anak ini baru dapat belajar jika fisik mereka ikut terlibat saat memperhatikan. Mereka sulit belajar jika harus diam mendengarkan. Mereka merasa belajar itu harus disertai kegiatan seperti berlari-lari, berteriak,melompat, berjoget dan lainnya.
Setiap anak mempunyai gaya belajarnya masing-masing. Naluri merekalah yang menggerakkan mereka pada gaya belajarnya.
Apapun tipe belajar seorang anak, ia akan belajar jika sedang mengalami suatu kegiatan secara langsung. Dan daya tangkapnya dalam belajar akan semakin kuat jika ia sedang merasa senang dan gembira.
Sebaliknya, jika seorang anak ditekan untuk belajar, kegembiraannya akan lenyap dan daya tangkapnya dalam belajar akan melemah secara drastis, akibatnya ia tidak belajar apa-apa kecuali rasa kecewa dan mencari taktik untuk menghadapi masalah serupa di masa depan.
Oleh karena itu, kita perlu menjaga kegembiraan seorang anak saat ia sedang aktif melakukan suatu kegiatan. Karena dengan cara demikian ia akan mengalami proses belajar yang optimal.
Jadi, siapkah anda mengetahui dan menghadapi cara belajar yang unik dari anak anda?
www.prodigy-school.com
Pada edisi sebelumnya dijelaskan bahwa setiap anak adalah unik, serta orang tua perlu bisa berempati untuk mendidik mereka.
Salah satu keunikan yang dimiliki setiap anak misalnya adalah kemampuan indera yang berbeda. Perbedaan ini dilihat dari daya tangkap mereka dalam menggunakan indera mereka. Ada anak yang mempunyai daya tangkap lebih bila menggunakan indera penglihatan, ada yang dengan indera pendengaran, sementara yang lain dengan indera peraba, penciuman, pengecap dan kombinasi masingmasing indera.
Selain itu ada anak yang daya tangkapnya kuat dengan menggunakan indera pada kelenjar pituitary-nya.
Kelenjar pituitary adalah kelenjar di bawah otak yang berfungsi sebagai indera penerima sinyal dan gelombang, kelenjar ini lazimnya disebut sebagai indera keenam.
Perbedaan daya tangkap ini yang menyebabkan perbedaan gaya belajar pada setiap anak. Untuk anak yang bagus pada indera pendengarannya, ia akan lebih suka mendengar dan menyimak serta menyukai suasana tenang saat belajar. Ini adalah cara anak belajar yang disukai guru pada umumnya. Anak tipe inilah yang menjadi standar ciri-ciri pelajar dan murid yang baik.
Anak yang bertipe visual lebih kuat mengingat apa-apa yang dilihatnya daripada yang didengar. Anak seperti ini tidak mudah terpengaruh keributan, dan mudah bosan bila mendengar ceramah.
Yang sering disalahartikan sebagai ‘anak nakal’ adalah anak yang mempunyai tipe belajar kombinasi antara indera visual dan peraba yang termasuk juga kemampuan bergerak. Biasanya anak tipe ini cerewet jika bercerita. Anak-anak ini baru dapat belajar jika fisik mereka ikut terlibat saat memperhatikan. Mereka sulit belajar jika harus diam mendengarkan. Mereka merasa belajar itu harus disertai kegiatan seperti berlari-lari, berteriak,melompat, berjoget dan lainnya.
Setiap anak mempunyai gaya belajarnya masing-masing. Naluri merekalah yang menggerakkan mereka pada gaya belajarnya.
Apapun tipe belajar seorang anak, ia akan belajar jika sedang mengalami suatu kegiatan secara langsung. Dan daya tangkapnya dalam belajar akan semakin kuat jika ia sedang merasa senang dan gembira.
Sebaliknya, jika seorang anak ditekan untuk belajar, kegembiraannya akan lenyap dan daya tangkapnya dalam belajar akan melemah secara drastis, akibatnya ia tidak belajar apa-apa kecuali rasa kecewa dan mencari taktik untuk menghadapi masalah serupa di masa depan.
Oleh karena itu, kita perlu menjaga kegembiraan seorang anak saat ia sedang aktif melakukan suatu kegiatan. Karena dengan cara demikian ia akan mengalami proses belajar yang optimal.
Jadi, siapkah anda mengetahui dan menghadapi cara belajar yang unik dari anak anda?
www.prodigy-school.com
Minggu, 24 April 2011
"Setiap Anak Adalah Unik"
"Setiap Anak Adalah Unik"
Ya, setiap orang diciptakan berbeda antara satu dengan yang lainnya. Sidik jari yang dimiliki setiap orang tidak ada yang sama. Pola retina mata setiap orang juga unik, tidak ada dua orang yang memiliki sidik jari atau retina yang betul-betul identik.
Sebenarnya keunikan ini juga berlaku pada hal lain selain sidik jari dan retina mata. Bakat alami misalnya, setiap orang sebenarnya mempunyai bakat alami yang hanya dimiliki oleh dia sendiri, yang berbeda dengan bakat orang lain. Memang terdapat kemiripan dengan orang lain, tetapi sama sekali tidak sama.
Allah menganugerahkan bakat serta kemampuan yang berbeda kepada setiap orang dengan tujuan agar orang tersebut dapat saling berinteraksi yaitu dalam hubungan saling membutuhkan. Jika ada banyak orang yang mempunyai kemampuan yang benar-benar sama, maka seseorang dapat dengan mudah memutuskan tali silaturahmi dengan orang lain. Toh ada orang lain yang sama yang dapat menggantikannya.
Bagaimana caranya agar kita dapat mengetahui bakat seseorang? Lalu bagaimana caranya mengelola bakat tersebut? Mengapa kebanyakan orang seolah-olah tidak mempunyai bakat apa-apa?
Hal tersebut diakibatkan dari penanganan yang tidak tepat atas seorang anak. Kasus yang pernah dimuat tentang kisah seorang anak pintar terjadi pada tahun 1930, seperti yang dimuat majalah New Yorker. Terjadi pada seorang anak yang bernama William James Sidis, putra seorang psikiater. Kecerdasan otaknya membuat anak itu segera masuk Harvard College walaupun usianya masih 11 tahun. Kecerdasannya di bidang matematika begitu mengesankan banyak orang. Prestasinya sebagai anak jenius menghiasi berbagai media masa. Namun apa yang terjadi kemudian? James Thurber seorang wartawan terkemuka, pada suatu hari menemukan seorang pemulung mobil tua, yang tak lain adalah William James Sidis. Si anak ajaib yang begitu dibanggakan dan membuat orang banyak berdecak kagum pada beberapa waktu sebelumnya.
Apa yang terjadi pada William James Sidis? Apakah tidak cukup ijazah Harvard College yang dimilikinya untuk mencari pekerjaan?
Sebenarnya hal yang tampak bagi orang lain sebagai bakat yang mengagumkan yaitu matematika, hanyalah salah satu faktor pendukung hidupnya. Masih ada kemampuan lain yang William James Sidis miliki yang tidak sempat diasah karena orang-orang sekitarnya terlanjur memaksanya belajar matematika. Padahal belum tentu William James Sidis menyukai belajar matematika.
Bagaimana caranya agar kemampuan yang lain dapat muncul hingga terlihat bakat-bakat yang dimiliki seorang anak?
Dalam berkomunikasi dengan anak tidak cukup hanya dengan bahasa verbal saja, kita juga memerlukan bahasa non verbal, dalam hal ini kemampuan berempati terhadap si anak. Jika kita dapat memahami keinginan si anak secara empati, rasa percaya diri serta kemampuan menentukan pilihan si anak akan tumbuh. Kedua kemampuan inilah yang membuat si anak dapat menunjukkan bakat-bakat dan kemampuannya kepada orang lain.
Yang menjadi masalah berikutnya adalah sejauh mana orang tua dapat berempati terhadap anak.(www.prodigy-school.com )
Ya, setiap orang diciptakan berbeda antara satu dengan yang lainnya. Sidik jari yang dimiliki setiap orang tidak ada yang sama. Pola retina mata setiap orang juga unik, tidak ada dua orang yang memiliki sidik jari atau retina yang betul-betul identik.
Sebenarnya keunikan ini juga berlaku pada hal lain selain sidik jari dan retina mata. Bakat alami misalnya, setiap orang sebenarnya mempunyai bakat alami yang hanya dimiliki oleh dia sendiri, yang berbeda dengan bakat orang lain. Memang terdapat kemiripan dengan orang lain, tetapi sama sekali tidak sama.
Allah menganugerahkan bakat serta kemampuan yang berbeda kepada setiap orang dengan tujuan agar orang tersebut dapat saling berinteraksi yaitu dalam hubungan saling membutuhkan. Jika ada banyak orang yang mempunyai kemampuan yang benar-benar sama, maka seseorang dapat dengan mudah memutuskan tali silaturahmi dengan orang lain. Toh ada orang lain yang sama yang dapat menggantikannya.
Bagaimana caranya agar kita dapat mengetahui bakat seseorang? Lalu bagaimana caranya mengelola bakat tersebut? Mengapa kebanyakan orang seolah-olah tidak mempunyai bakat apa-apa?
Hal tersebut diakibatkan dari penanganan yang tidak tepat atas seorang anak. Kasus yang pernah dimuat tentang kisah seorang anak pintar terjadi pada tahun 1930, seperti yang dimuat majalah New Yorker. Terjadi pada seorang anak yang bernama William James Sidis, putra seorang psikiater. Kecerdasan otaknya membuat anak itu segera masuk Harvard College walaupun usianya masih 11 tahun. Kecerdasannya di bidang matematika begitu mengesankan banyak orang. Prestasinya sebagai anak jenius menghiasi berbagai media masa. Namun apa yang terjadi kemudian? James Thurber seorang wartawan terkemuka, pada suatu hari menemukan seorang pemulung mobil tua, yang tak lain adalah William James Sidis. Si anak ajaib yang begitu dibanggakan dan membuat orang banyak berdecak kagum pada beberapa waktu sebelumnya.
Apa yang terjadi pada William James Sidis? Apakah tidak cukup ijazah Harvard College yang dimilikinya untuk mencari pekerjaan?
Sebenarnya hal yang tampak bagi orang lain sebagai bakat yang mengagumkan yaitu matematika, hanyalah salah satu faktor pendukung hidupnya. Masih ada kemampuan lain yang William James Sidis miliki yang tidak sempat diasah karena orang-orang sekitarnya terlanjur memaksanya belajar matematika. Padahal belum tentu William James Sidis menyukai belajar matematika.
Bagaimana caranya agar kemampuan yang lain dapat muncul hingga terlihat bakat-bakat yang dimiliki seorang anak?
Dalam berkomunikasi dengan anak tidak cukup hanya dengan bahasa verbal saja, kita juga memerlukan bahasa non verbal, dalam hal ini kemampuan berempati terhadap si anak. Jika kita dapat memahami keinginan si anak secara empati, rasa percaya diri serta kemampuan menentukan pilihan si anak akan tumbuh. Kedua kemampuan inilah yang membuat si anak dapat menunjukkan bakat-bakat dan kemampuannya kepada orang lain.
Yang menjadi masalah berikutnya adalah sejauh mana orang tua dapat berempati terhadap anak.(www.prodigy-school.com )
"BOLU KENTANG "
BOLU KENTANG
Bahan:
4 butir telur ayam.
175 gram gula pasir.
250 gram kentang.
100 gram mentega, lelehkan.
100 gram tepung terigu, ayak.
3 sendok makan susu bubuk.
1 sendok teh soda kue.
1 sendok teh kayu manis bubuk.
1/2 sendok teh kembang pala bubuk.
1/4 sendok teh cengkeh bubuk.
1/4 sendok teh garam.
Cara Membuat:
1. Cuci kentang sampai bersih lalu kukus sampai empuk dan matang.
Angkat, kupas dan haluskan. Sisihkan.
2. Kocok telur dan gula pasir sampai mengembang dan kental.
Masukkan kentang, tepung terigu, mentega cair, susu bubuk, soda kue,
kayu manis bubuk, kembang pala bubuk, cengkeh bubuk, garam sedikit-
sedikit secara bergantian dan aduk rata.
3. Tuangkan adonan ke dalam loyang beroles margarin dan bertabur
tepung. Panggang dalam oven yang sebelumnya sudah dipanasi, sampai
matang. Angkat. Potong-potong dan sajikan.
Selamat Mencoba >>>>
Bahan:
4 butir telur ayam.
175 gram gula pasir.
250 gram kentang.
100 gram mentega, lelehkan.
100 gram tepung terigu, ayak.
3 sendok makan susu bubuk.
1 sendok teh soda kue.
1 sendok teh kayu manis bubuk.
1/2 sendok teh kembang pala bubuk.
1/4 sendok teh cengkeh bubuk.
1/4 sendok teh garam.
Cara Membuat:
1. Cuci kentang sampai bersih lalu kukus sampai empuk dan matang.
Angkat, kupas dan haluskan. Sisihkan.
2. Kocok telur dan gula pasir sampai mengembang dan kental.
Masukkan kentang, tepung terigu, mentega cair, susu bubuk, soda kue,
kayu manis bubuk, kembang pala bubuk, cengkeh bubuk, garam sedikit-
sedikit secara bergantian dan aduk rata.
3. Tuangkan adonan ke dalam loyang beroles margarin dan bertabur
tepung. Panggang dalam oven yang sebelumnya sudah dipanasi, sampai
matang. Angkat. Potong-potong dan sajikan.
Selamat Mencoba >>>>
Jumat, 22 April 2011
"WEDANG JAHE PANAS"
Wedang Kopi Jahe Panas
Bahan-bahan :
500 ml air
6 cm jahe, kupas dan memarkan
100 gr gula merah
2 dm kopi bubuk
4 sdm susu kental manis
150 gr sari kelapa (nata de coco)
100 gr kacang tanah sangrai (kacangnya dikupas ya).
Cara Membuat :
1. Campur air, jahe dan gula merah. Jerangkan di atas api dan rebus hingga mendidih
2. Masukan kopi, aduk sampai rata.
3. Saring minuman dan buang jahe serta bubuk kopi.
4. Campur minuman yang telah disaring dengan susu kental manis. Aduk hingga rata.
5. Siapkan gelas ukuran sedang, isi dengan sesendok sari kelapa (nata de coco ) dan kacang sangrai.
6. Tuang minuman ke dalam gelas. Hidangkan selagi panas.
7. Cocok untuk musim dingin atau yang lagi kedinginan
Untuk kurang lebih 5 gelas.
Bahan-bahan :
500 ml air
6 cm jahe, kupas dan memarkan
100 gr gula merah
2 dm kopi bubuk
4 sdm susu kental manis
150 gr sari kelapa (nata de coco)
100 gr kacang tanah sangrai (kacangnya dikupas ya).
Cara Membuat :
1. Campur air, jahe dan gula merah. Jerangkan di atas api dan rebus hingga mendidih
2. Masukan kopi, aduk sampai rata.
3. Saring minuman dan buang jahe serta bubuk kopi.
4. Campur minuman yang telah disaring dengan susu kental manis. Aduk hingga rata.
5. Siapkan gelas ukuran sedang, isi dengan sesendok sari kelapa (nata de coco ) dan kacang sangrai.
6. Tuang minuman ke dalam gelas. Hidangkan selagi panas.
7. Cocok untuk musim dingin atau yang lagi kedinginan
Untuk kurang lebih 5 gelas.
"Selamat Mencoba"
Kamis, 21 April 2011
RESEP "ES DOGER"
Es Doger
BAHAN :
750 gram es batu diserut
200 gram kelapa muda, serut kasar
susu kental manis
200 gram tape singkong, potong kotak
100 gram ketan hitam rebus
50 gram pacar cina rebus
BAHAN SIRUP:
400 ml santan kental
200 ml sirup roozen
100 ml air
CARA MEMBUAT:
Rebus bahan sirup sampai mendidih lalu dinginkan. Masukkan serutan es dan kelapa muda. Aduk rata. Simpan dalam Freezer.
Sajikan es doger dengan irisan tape, 1 sendok makan ketan hitam, 2 sendok teh pacar cina, dan susu kental manis.
Untuk 4 porsi
BAHAN :
750 gram es batu diserut
200 gram kelapa muda, serut kasar
susu kental manis
200 gram tape singkong, potong kotak
100 gram ketan hitam rebus
50 gram pacar cina rebus
BAHAN SIRUP:
400 ml santan kental
200 ml sirup roozen
100 ml air
CARA MEMBUAT:
Rebus bahan sirup sampai mendidih lalu dinginkan. Masukkan serutan es dan kelapa muda. Aduk rata. Simpan dalam Freezer.
Sajikan es doger dengan irisan tape, 1 sendok makan ketan hitam, 2 sendok teh pacar cina, dan susu kental manis.
Untuk 4 porsi
Selamat mencoba & menikmati
Langganan:
Komentar (Atom)



